Wakil Bupati Bone : Kreativitas Guru Athirah Luar Biasa

Pembukaan Athirah Olympic 2019 SMP-SMA Islam Athirah Bone pada Hari Jumat (15/2) berlangsung luar biasa meriah. Pertunjukan demi pertunjukan dipentaskan dengan spektakuler dan menyihir penonton yang menyaksikan.

Pembukaan Athirah Olympic yang telah memasuki gelaran ke VII ini digelar di Kompleks Sekolah Islam Athirah Bone mulai pukul 13.00 Wita. Ini adalah kali ketujuh bagi Athirah Bone menggelar kompetisi science, seni dan olahraga sejak pertamakali digelar pada tahun 2012.

Acara pembukaan diawali dengan tadarrus Alquran yang melibatkan hampir separuh siswa-siswi sekolah berbentuk boarding tersebut. Setelah itu pementasan-demi pementasan yang spektakuler mengiringi pembukaan yang berlangsung sekitar 90 menit tersebut. Mulai dari atraksi beladiri, pementasan kalam jamai, tadarrus alquran, sampai dengan aksi teatrikal siswa.

Tidak ketinggalan, theme song Asian Games menjadi musik pengiring dance siswa-siswi SMP kelas VII yang tidak mau ketinggalan unjuk diri di depan penonton.

Wakil Bupati Bone, Drs. Ambo Dalle, M.M yang turut hadir dalam kesempatan tersebut tak henti-hentinya menghamburkan pujian untuk kreativitas siswa-dan siswi SMP-SMA Islam Athirah Bone. Saat didapuk membuka acara tersebut, Ia menuturkan bahwa semua hal yang Ia saksikan tak lepas dari kreativitas dan dedikasi guru-guru di Athirah Bone yang sangat luar biasa.

Salah satu pemandangan yang sangat unik adalah saat orang nomor dua di Kabupaten Bone tersebut sempat terdiam sejenak karena haru, bahkan hamper meneteskan air mata saat menguraikan bagaimana sosok seorang guru dalam mendidik siswa-siswanya. Ia menyampaikan bahwa semua orang hebat saat ini lahir dari sosok seorang guru.

Wabup Bone terharu dan meneteskan air mata saking senangnya dan bangga terhadap guru yang profesional dalam belajar mengajar, kreativitas guru dan siswanya sangat tinggi itu membuktikan sekolah Athirah ini adalah terbaik.

Tantangan sekarang berbeda dengan dulu, jadi guru harus lebih cepat menghadapi perubahan jaman,jadi kuncinya bagaimana kita siap bersaing ke depannya sehingga dengan adanya School Athirah ini bisa menjawab tantangan jaman ke depannya.

Memasuki bagian akhir acara, Siswa-siswi menampilkan aksi teatrikal saat mendeskripsikan lomba-lomba yang akan dipertandingkan.

Athirah Olympic 2019 diikuti hampir 1000 siswa dari seluruh kabupaten di Sulawesi Selatan. Kompetisi sains, seni, dan olahraga diikuti tidak kurang dari 90 sekolah, baik ditingkatan SD maupun SMP. Selain memperebutkan trofi dan uang pembinaan, piala bergilir baru juga siap diperebutkan.

BAGIKAN